Daftar Seminar dan Prestasi

1. Seminar Training Life Evolution with Walk On Fire

Diselenggarakan oleh BEM F Psikologi Universitas Gunadarma bekerjasama dengan Indonesia Learning Consulting. Bertempat di kampus Gunadarma Depok, 27 Mei 2008.

2. Prestasi Penerimaan Beasiswa Bantuan Belajar Mahasiswa Universitas Gunadarma Tahun Ajaran 2007-2008

Jelajah Internet Tingkatkan Konsentrasi Kerja

By Muhammad Firman, Petti LubisSenin, 9 November
VIVAnews – Setelah menghabiskan waktu libur di akhir pekan, hari Senin kok, malah malas bekerja? Seperti itulah sindroma “I Hate Monday!” Sindrom yang biasa muncul pada Senin pagi ini ditandai beberapa gejala, di antaranya bangun kesiangan, kepala terasa berat sewaktu bangun tidur, uring-uringan, sakit perut, dan migren.

Bayangan setumpuk pekerjaan dan jalanan macet, memang bisa membuat Senin menjadi hari yang berat untuk dilalui. Padahal, ada banyak tugas kantor menumpuk di depan mata. Lantas, apa yang harus dilakukan agar Anda bisa mendapat suntikan semangat di hari Senin?

Jangan telat bangun

Bangun sepagi mungkin. Pasang alarm satu jam lebih awal. Disiplinkan diri dengan tidak kembali tidur saat weker atau alarm berbunyi. Segeralah bangkit dan mandi. Dengan begitu Anda memiliki waktu menyiapkan pakaian terbaik dan berdandan. Plus, Anda tidak akan uring-uringan di pagi hari. Saat bersiap-siap,  boleh juga mendengarkan musik kesukaan, agar makin semangat menuju kantor.

Buat daftar kerja

Setibanya di kantor, jangan terburu-buru mengerjakan semua tugas. Anda mungkin akan sedikit kewalahan, melihat tugas kantor yang menumpuk. Namun jangan jadikan hal seperti ini membuat Anda panik dan stres sendiri. Lakukan secara perlahan tapi pasti, dan jangan terjebak dalam pikiran sendiri yang menganggap semua tugas kantor harus selesai dalam waktu bersamaan.

Tarik nafas dalam-dalam, lalu mulailah dengan tugas yang lebih banyak membutuhkan kreativitas. Berkreasi akan membangkitkan energi dan semangat Anda.

Browsing internet

Melakukan penelusuran di dunia maya, alias browsing internet di sela jam kerja ternyata bisa meningkatkan produktivitas karyawan. Hal ini karena browsing selama 10 menit sama efektifnya dengan kegiatan rehat sejenak seperti minum kopi atau merokok saat pikiran mulai buntu.

Peneliti dari Goldsmith College, London, Inggris telah melakukan riset terhadap 1.700 karyawan di beberapa perusahaan Inggris. Hasilnya, karyawan yang menghabiskan waktu selama 10 menit dengan melakukan e-break untuk melihat halaman situs pertemanan, seperti facebook, twitter, atau bahkan sekedar membaca gosip terkini para selebritis, mengaku merasa lebih produktif saat kembali bekerja.

Efek Buruk Olahraga Berlebihan Pada Kesuburan

By Petti Lubis, Mutia Nugraheni – Selasa, 10 November

VIVAnews – Setiap hal yang berlebihan memang akan memunculkan efek negatif, salah satunya adalah berolahraga. Bagi wanita, olahraga secara berlebihan ternyata bisa mengurangi tingkat kesuburan.

Penelitian yang dilakukan oleh tim dari “Norwegian University of Science and Technology” pada 3000 wanita menunjukkan bahwa wanita yang olahraga secara berlebihan berisiko tiga kali lebih besar mengalami masalah kesuburan. Hal tersebut diketahui melalui survei terkait frekuensi olahraga, durasi dan intensitas wanita tersebut, antara 1984 – 1986. Lalu, sepuluh tahun kemudian mereka disurvei kembali terkait kesuburan dan kehamilannya.

“Di antara sekian banyak wanita kami menemukan dua kelompok yang mengalami masalah kesuburan. Pertama, kelompok wanita yang berolahraga hampir setiap hari dan kelompok kedua yang berolahraga hingga kelelahan,” kata Sigridur Lara Gudmundsdottir, kepala peneliti, seperti VIVAnews kutip dari Daily Mail, Selasa 10 November 2009.

Meskipun ada faktor lain yang berpengaruh pada kesuburan seperti usia, berat badan, pernikahan dan rokok, dua kelompok tersebut mengalami masalah kesuburan tiga kali lebih besar dibandingkan wanita yang berolahraga sesuai porsinya. Hal ini bisa terjadi pada wanita yang berusia di bawah 30 tahun tahun dan berolahraga secara berlebihan.

Kabar baiknya adalah efek negatif dari olahraga secara berlebihan tidak membuat masalah kesuburan bersifat permanen. Karena, dari penelitian meskipun dua kelompok wanita tersebut mengalaai masalah kesuburan, pada akhirnya tetap memiliki anak.

“Wanita yang berolahraga secara keras pada pertengahan 1980an, baru memiliki anak di akhir 1990an,” tambah Gudmundsdottir.

Belum diketahui secara detail mengapa hal tersebut bisa terjadi. Gudmundsdottir menganjurkan pada wanita yang ingin memiliki anak sebaiknya berolahraga sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan.

http://id.news.yahoo.com/viva/20091110/img/pls-1257835133-2009-0-viva-441603c806f70.html

Aku baru tahu tentang brain gym (senam otak)

Beberapa hari yang lalu, saya mendengar sebuah berita tentang brain gym. Katanya sih itu dapat membuat otak cerdas dan memperkecil kemungkinan terkena penyakit yang berhubungan dengan otak, seperti Alzheimer atau kepikunan. Lalu saya membaca artikel tentang brain gym itu. Singkatnya, informasi yang saya dapatkan adalah sebagai berikut:

Pada awalnya senam otak sudah dikenal sejak tahun 80-an, tapi saat itu masih terbatas untuk orang dewasa saja. Tapi sejak tahun 2000-an telah dikembangkan senam otak untuk membantu meningkatkan kecerdasan anak-anak sekolah atau bisa juga untuk bayi.

Gerakan-gerakan senam ringan yang dilakukan melalui olah tangan dan kaki, dapat memberikan rangsangan atau stimulus ke otak. Stimulus itulah yang dapat meningkatkan kemampuan kognitif seperti kewaspadaan, konsentrasi, kecepatan, dalam proses belajar, memori, pemecahan masalah dan kreativitas (Bararah, 2009).

Beberapa gerakan senam otak yang dapat dilakukan antara lain :

  • Gerakan Sakelar Otak:
    1. Sakelar otak (jaringan lunak di bawah tulang selangka di kiri dan kanan tulang dada) dipijat selama 20-30 detik dengan satu tangan, sementara tangan lainnya memegang atau memijat sebelah kanan dan kiri pusar.
      Mengoptimalkan pengiriman pesan dari otak kiri ke kanan atau sebaliknya, meningkatkan penerimaan oksigen, dan menstimulasi aliran darah agar lebih lancar mengalir ke otak.
      Guna: mengoptimalkan keterampilan motorik halus, memperbaiki sikap tubuh, meningkatkan energi, mengurangi stres visual dan relaksasi tengkuk serta bahu.
  • Gerakan Silang
    1. Gerakan ini mengaktifkan hubungan kedua sisi otak dan merupakan gerakan pemanasan untuk semua keterampilan yang memerlukan penyeberangan garis tengah bagian lateral tubuh.
      * Mengaktifkan gerakan mata dari kiri ke kanan, meningkatkan harmonisasi penglihatan (binokular)
      * Guna: mengoptimalkan pekerjaan menulis, mendengar, membaca dan memahami, meningkatkan stamina, memperbaiki pernapasan, pendengaran dan penglihatan.
  • Tombol Bumi
    1. Ujung salah satu tangan menyentuh bawah bibir, ujung jari lainnya di pinggir atas tulang kemaluan (15 cm di bawah pusar). Di sentuh selama 30 detik atau 4-6 kali tarikan napas penuh.
      * Meningkatkan koordinasi dan konsentrasi (melihat secara vertikal dan horizontal sekaligus tanpa keliru, seperti saat membaca kolom dalam tabel).
      * Guna: mengurangi kelelahan mental (stres), mengoptimalkan jenis pekerjaan seperti organisasi, perancangan seni, pembukuan.
  • Tombol Imbang
    1. Gerakan ini akan mengembalikan tiga dimensi keseimbangan tubuh (kiri-kanan, atas-bawah, depan-belakang). Tekan ’tombol imbang’ -— 4-5 cm ke kiri dan ke kanan dari garis tengah/lekukan di batas rambut antara tengkorak dan tengkung di atas tulang belakang -— sementara tangan satunya menyentuh pusar, selama 30 detik.
      * Meningkatkan konsentrasi, pengambilan keputusan, pemikiran asosiatif, kepekaan indrawi untuk keseimbangan, menjernihkan pikiran dan menjaga badan tetap relaks
      * Guna: mengerti konsep yang tersirat (saat membaca), mengkritisi, mengurangi mabuk perjalanan dan tekanan di kuping karena perubahan ketingian, mengoptimalkan pekerjaan menulis laporan, memakai telepon atau komputer.
  • Kait Relaks
    1. Tumpangkan kaki kiri di atas kaki kanan, dan tangan kiri di atas tangan kanan dengan posisi jempol ke bawah. Jemari kedua tangan saling menggenggam, kemudian tarik tangan ke arah pusar dan terus ke depan dada. Pejamkan mata dan saat menarik napas, lidah ditempelkan ke langit-langit mulut dan lepaskan saat mengembuskan napas. Berikutnya, buka silangan kaki, dan ujung-ujung jari tangan saling bersentuhan secara halus di dada atau di pangkuan, sambil mengambil napas dalam 1 menit lagi
      * Meningkatkan koordinasi motorik halus dan pemikiran logis, dan pemusatan emosional.
      * Guna: mendengar aktif, berbicara lugas, menghadapi tes dan bekerja dengan papan ketik, pengendalian diri dan keseimbangan.

    Catatan: Untuk mencegah ketegangan otot, sebelum memulai latihan Anda sebaiknya minum beberapa gelas air putih. Jumlah air yang harus dikonsumsi sekitar sepertiga kali berat tubuh.

     

    Sumber:

    http://verapermata.multiply.com/journal/item/92

    (Bararah, V. F. 2009. Anak cerdas dengan senam otak. http://health.detik.com/read/2009/10/04/090633/1214699/764/anak-cerdas-dengan-senam-otak)

     

    TUGAS 2 (Dampak Penggunaan Jejaring Sosial)

    I. Latar Belakang Masalah

    Belakangan ini mulai marak munculnya jejaring sosial, seperti facebook, twitter, myspace, dan lain sebagainya. Hampir seluruh lapisan masyarakat di Indonesia, khususnya pulau jawa telah mengakses jejaring sosial. Mulai dari murid sekolah dasar hingga pekerja kantor menjadi pengguna jejaring sosial tersebut.

    Salah satu jejaring sosial yang sedang marak saat ini adalah Facebook. Facebook adalah situs sosial networking yang menghubungkan orang satu dengan yang lain. Dapat saling berkirim pesan hingga mengetahui aktifitas orang lain, dengan segala fitur yang dimilikinya (Seto, 2009).

    Dengan semakin pesatnya perkembangan pengguna facebook, tak dapat dipungkiri bahwa penggunaan facebook memiliki dampak, baik positif maupun negatif. Oleh karena itu, kali ini akan dijabarkan mengenai dampak dari penggunaan facebook. Dengan tujuan agar kita dapat menggunakan facebook dengan bijaksana sesuai dengan kebutuhan.

    II. Landasan Teori

    II.1. Pengertian Jejaring Sosial

    Jejaring sosial atau jaringan sosial adalah suatu struktur sosial yang dibentuk dari simpul-simpul (yang umumnya adalah individu atau organisasi) yang diikat dengan satu atau lebih tipe relasi spesifik seperti nilai, visi, ide, teman, keturunan, dan lain-lain. Penelitian dalam berbagai bidang akademik telah menunjukkan bahwa jaringan sosial beroperasi pada banyak tingkatan, mulai dari keluarga hingga negara, dan memegang peranan penting dalam menentukan cara memecahkan masalah, menjalankan organisasi, serta derajat keberhasilan seorang individu dalam mencapai tujuannya.

    II.2. Pengertian Facebook

    Facebook adalah situs web jejaring sosial yang diluncurkan pada 4 Februari 2004 dan didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang lulusan Harvard dan mantan murid Ardsley High School. Keanggotaannya pada awalnya dibatasi untuk siswa dari Harvard College. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston (Boston College, Boston University, MIT, Tufts), Rochester, Standford, NYU, Nortwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League. Banyak perguruan tinggi lain yang selanjutnya ditambahkan berturut-turut dalam kurun waktu satu tahun setelah peluncurannya. Akhirnya, orang-orang yang memiliki alamat surat-e suatu universitas (seperti: .edu, .ac, .uk, dll) dari seluruh dunia dapat juga bergabung dengan situs jejaring sosial ini.

    Selanjutnya dikembangkan pula jaringan untuk sekolah-sekolah tingkat atas dan beberapa perusahaan besar. Sejak 11 September 2006, orang dengan alamat surat-e apa pun dapat mendaftar di Facebook. Pengguna dapat memilih untuk bergabung dengan satu atau lebih jaringan yang tersedia, seperti berdasarkan sekolah, tempat kerja, atau wilayah geografis.

    Hingga Juli 2007, situs ini memiliki jumlah pengguna terdaftar paling besar di antara situs-situs yang berfokus pada sekolah dengan lebih dari 34 juta anggota aktif yang dimilikinya dari seluruh dunia. Dari September 2006 hingga September 2007, peringkatnya naik dari posisi ke-60 ke posisi ke-7 situs paling banyak dikunjungi, dan merupakan situs nomor satu untuk foto di Amerika Serikat, mengungguli situs publik lain seperti Flickr, dengan 8,5 juta foto dimuat setiap harinya.

    II.3. Dampak Penggunaan Facebook

    A. Dampak Positif Penggunaan Facebook

    Menurut Pamungkas (2009), dampak positif dari penggunaan Facebook antara lain:

    1) Melalui Facebook kita dapat kembali bertemu dengan teman-teman lama walaupun di dunia maya. Dengan facebook komunikasi antar teman menjadi lancar walaupun berjauhan.

    2) Featurenya cukup beragam membuat nyaman menggunakannya.

    3) Dengan Facebook kita bisa bertukar pikiran dengan sangat mudah. Pertukaran informasi difasilitasi dengan sangat bagus.

    4) Facebook dapat juga dimanfaatkan untuk mengkampanyekan suatu ide seperti Say No to Drug atau ide-ide lainnya.

    5) Dengan pages, suatu perusahaan juga dapat mengiklankan produknya. Mengenai aturan lebih detail bisa ditanyakan ke Facebook Team.

    B. Dampak Negatif Penggunaan Facebook

    Pamungkas (2009), juga menyatakan beberapa dampak negatif yang ditimbulkan dari penggunaan Facebook, antara lain:

    1) Mengurangi kinerja
    Banyak karyawan perusahaan, dosen, mahasiswa yang bermain facebook pada saat sedang bekerja. Mau diakui atau tidak pasti mengurangi waktu kerja. Sebenarnya bisa dikurangi akibatnya jika kita bisa memanage waktu yaitu bermain facebook ketika istirahat. Saya sendiri mengharamkan facebook bagi diri saya ketika saya sedang di institut. Hari senin sampai jum’at dari jam 9 sampai jam 18 adalah waktu terlarang bagi saya untuk membuka facebook.
    2) Berkurangnya perhatian terhadap keluarga
    Mau diakui atau tidak ini terjadi jika kita membuka facebook saat sedang bersama keluarga. Sebuah riset di inggris menunjukan bahwa orang tua semakin sedikit waktunya dengan anak-anak mereka karena berbagai alasan. Salah satunya karena Facebook. Bisa terjadi sang suami sedang menulis wall, si istri sedang membuat koment di foto sementara anaknya diurusi pembantu. Saya termasuk orang kolot dalam hal ini. Saya akan membatasi diri saya dan keluarga saya untuk sekedar bermain facebook atau sms-an yang tidak penting saat bersama keluarga.

    3) Tergantikanya kehidupan sosial
    Facebook sangat nyaman sekali. Saking nyamannya sebagian orang merasa cukup dengan berinteraksi lewat facebook sehingga mengurangi frekuensi ketemu muka. Ada sebuah hal yang hilang dari interaksi seperti ini. Bertemu muka sangat lain dan tidak seharusnya digantikan dengan bertemu di dunia maya. Obrolan, tatapan mata, ekspresi muka, canda lewat ketawa tidak bisa tergantikan oleh rentetan kata2 bahkan video sekalipun.

    4) Batasan ranah pribadi dan sosial yang menjadi kabur
    Dalam Facebook kita bebas menuliskan apa saja, sering kali tanpa sadar kita menuliskan hal yang seharusnya tidak disampaikan ke lingkup sosial. Persoalan rumah tangga seseorang tanpa sadar bisa diketahui orang lain dengan hanya memperhatikan status dari orang tersebut.

    5) Tersebarnya data penting yang tidak semestinya
    Seringkali pengguna Facebook tidak menyadari beberapa data penting yang tidak semestinya ditampilkan secara terbuka. Seperti sudah dijelaskan dalam artikel tentang keamanan facebook, default dari info kita seharusnya tertutup dan tidak tertampil. Kalau memang ada yang perlu baru dibuka satu per satu sesuai kebutuhan.

    6) Pornografi
    Sebagaimana situs jejaring sosial lainnya tentu ada saja yang memanfaatkan situs semacam ini untuk kegiatan berbau pornografi.

    7) Pemanfaatan untuk kegiatan negatif
    Walupun telah diatur dalam peraturan penggunaan Facebook, tetap saja ada pihak yang memanfaatkan facebook untuk kegiatan negatif melalui group ataupun pages.

    8 ) Kesalahpahaman
    Facebook merupakan jaringan sosial yang sifatnya terbuka antara user dan teman-temannya. Seperti kehidupan nyata gosip atau informasi miring dengan cepat juga dapat berkembang di jaringan ini. Haruslah disadari menulis di status, di wall dan komentar diberbagai aplikasi adalah sama saja seperti obrolan pada kehidupan nyata bahkan efeknya mungkin lebih parah karena bahasa tulisan terkadang menimbulkan salah tafsir. Sudah ada kasus pemecatan seorang karyawan gara-gara menulis yg tidak semestinya di facebook, juga terjadi penuntutan ke meja pengadilan gara-gara kesalahpahaman di Facebook.

    9) Mempengaruhi kesehatan (masih perdebatan)
    Sebuah artikel di media inggris menyebutkan Facebook dapat meningkatkan stroke dan penyakit lainnya. Alasan yang dikemukakan menurut saya masih perlu dikaji lagi. Kalau menurut pendapat saya bukan karena facebooknya tetapi karena kebiasaan duduk berlama-lama di depan komputer.

    III. Pembahasan

    Semakin banyak masyarakat yang menggunakan jejaring sosial, maka akan semakin banyak hal positif maupun negatif yang akan ditimbulkan baik untuk pengguna maupun lingkungan sekitarnya. Sebenarnya banyak sekali manfaat yang kita dapatkan dari jejaring sosial seperti kemudahan berkomunikasi, menjalin silaturahmi dengan sanak saudara yang tinggal jauh, menambah wawasan, pengetahuan , teman bahkan mencari pasangan hidup. Namun tak jarang, para pengguna facebook menggunakan jejaring yang sedang naik daun ini dengan hal-hal yang negatif seperti penyebaran pornografi bahkan yang sedang heboh adalah facebook dijadikan media perselingkuhan. Kalau dalam hubungan pacaran, mungkin masih bisa dianggap wajar. Namun apa yang terjadi jika para orang dewasa yang sudah berkeluarga melakukan perselingkuhan melalui facebook. Alangkah tidak bijaksana.

    IV. Kesimpulan

    Berdasarkan uraian diatas mengenai dampak positif dan negatif dari penggunaan jejaring sosial, yang pada hal ini adalah facebook, dapat kita simpulkan bahwa jika setiap pengguna dunia maya sebaiknyalah dapat berlaku bijaksana agar segala bentuk kegiatan yang dilakukan di dunia maya tidak selalu berdampak negatif baik bagi diri pengguna maupun untuk lingkungan sekitarnya.

     

    Kutipan:

    http://okampung.ngeblogs.com/2009/10/03/dampak-penggunaan-facebook/

    http://id.wikipedia.org/wiki/Jejaring_sosial

    http://id.wikipedia.org/wiki/Facebook

    http://osum.sun.com/profiles/blogs/dampak-facebook

     

    TUGAS 1 (Pengaruh Internet Bagi Gaya Hidup Manusia di Kota Besar

    I. Latar Belakang Masalah
    Internet saat ini menjadi alat bantu yang berguna bagi pemenuhan kebutuhan informasi. Internet telah banyak digunakan di seluruh dunia, salah satunya adalah Indonesia. Hampir seluruh lapisan masyarakat di indonesia telah menggunakan internet. Bahkan hampir seluruh lapisan pendidikan mulai memperkenalkan internet kepada anak didiknya. Tidak hanya SMA, bahkan Sekolah Dasar pun telah menerapkan pengenalan tentang internet. Semakin banyak masyarakat yang menggunakan internet, nampaknya memiliki pengaruh terhadap gaya hidup, terutama pada masyarakat di kota-kota besar.
    Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa semakin berkembangnya penggunaan internet di kota-kota besar akan mempengaruhi gaya hidup manusia atau masyarakatnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh internet bagi gaya hidup manusia di kota besar. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan yang berguna bagi pembaca agar dapat memanfaatkan internet secara efektif.

    II. Landasan Teori
    II.1. Pengertian Internet
    Internet adalah suatu jaringan komputer global yang terbentuk dari jaringan-jaringan komputer lokal dan regional, yang memungkinkan komunikasi data antar komputer-komputer yang terhubung dengan jaringan tersebut (Anonim, 1996).

    II.2. Pengertian Gaya Hidup
    Gaya hidup adalah suatu kerangka acuan yang dipahami oleh individu dalam bertingkah laku guna memperkuat identitas, mengikuti nilai perilaku tertentu yang diwujudkan dalam bentuk perilaku atau aktifitas, minat dan juga pendapat individu tentang lingkungan sosial dimana individu itu berada (Sakinah, 2009).

    III. Pembahasan
    Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh Surya Dwiartha pada tahun 2003, dikatakan bahwa penggunaan internet memiliki dampak terhadap pola perilaku masyarakat di perkotaan. Penelitian tersebut dilakukan terhadap masyarakat di Bandung. Temuan studi menunjukkan bahwa telah terjadi evolusi penggunaan internet, dari penggunaan untuk fungsi sederhana (komunikasi) menjadi penggunaan dengan fungsi yang spesifik. Temuan studi lainnya menunjukkan bahwa pengguna internet merupakan masyarakat yang berpendidikan tinggi (well educated) dan mampu secara finansial (well _financed).
    Studi tersebut juga menunjukkan dampak yang teridentifikasi akibat penggunaan internet secara intensif dapat dibagi berdasarkan tiga kriteria, yaitu pola pergerakan, pola aktivitas dan implikasinya terhadap interaksi sosial. Dengan hasil penelitian sebagai berikut:
    a. Tidak ada reduksi pergerakan di masyarakat yang terjadi akibat penggunaan internet kecuali untuk beberapa perjalanan yang tidak rutin dilakukan.
    b. Pola aktivitas masyarakat mengalami perubahan dengan makin banyaknya profesi yang terkait dengan pemanfaatan internet untuk digunakan sebagai bagian dari pekerjaan.
    c. Interaksi sosial sebagai implikasi dari berubahnya pola pergerakan dan pola aktivitas juga mengalami perubahan, ditandai dengan menurunnnya intensitas pertemuan tatap muka untuk melakukan komunikasi sederhana seperti ngobrol dan diskusi, sedangkan pertemuan yang membutuhkan kontak fisik dan ikatan emosional kuat tidak dapat digantikan oleh penggunaan internet.

    IV. Kesimpulan
    Dari hasil studi di atas, kita dapat membuat kesimpulan berdasarkan fenomena yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini akan dijabarkan beberapa fenomena yang teramati, yang sesuai dengan hasil dari studi tersebut.
    a. Saat ini, internet bukan hanya berfungsi sebagai alat komunikasi saja, melainkan juga menjadi alat untuk berdagang, curhat, mencari pekerjaan, mencari uang, bahkan mencari jodoh.
    b. Internet juga bukan lagi digunakan oleh masyarakat yang berpendidikan tinggi saja. Anak SD pun bisa main internet. Apalagi warnet tidak membatasi usia seseorang untuk bisa menjadi pelanggannya.
    c. Kebanyakan masyarakat menggunakan internet bukan hanya untuk pekerjaan saja, tetapi juga untuk hiburan.
    d. Internet juga tidak hanya digunakan untuk profesi tertentu saja sebagai penunjang pekerjaan. Pekerja yang pekerjaannya tidak memerlukan fasilitas internet pun, butuh internet juga lho! Pekerja pabrik, bahkan sampai satpam pun, pasti bisa main internet (terutama facebook-an).
    Awal munculnya internet, diharapkan memiliki banyak manfaat bagi manusia. Memang benar. Diawal, internet sangat berguna untuk komunikasi dan penyebaran informasi secara global. Namun sekarang yang terjadi, dampak buruk internet semakin banyak terlihat. Contohnya: video porno dapat diakses kapan saja, menariknya tampilan program-program di internet membuat orang lupa waktu, apalagi kalau sudah facebook-an, membuat produktifitas menurun. Oleh karena itu, sepatutnyalah kita dapat menggunakan internet dengan bijaksana.

    something wrong with me :(

    Kuliah dah tiga tahu lebih 1 bulan. Kok rasanya mulai penat ya. Kalo ditanya semangat atau g, pastinya semangat buat menyelesaikan kewajiban yang tinggal 11 bulan lagi. Tapi kayanya dah penat sama Depok yang ga pernah habis dari MACET!!!
    Gimana y caranya supaya bisa lepasin penat sama rutinitas yg ga pernah berubah???
    Who can help me!!!

    AAAAAaaaaaa….

    pengen deh teriak kalo lagi kesel banget kaya gini…
    dah dr kemaren praktikannya bikin sebel…
    skrg ayangnya yang bikin sebel…
    BT rasanya….
    ditambah lagi ngeliat temen yang dah merried…
    kapan c w bisa merried…
    cape trus-trusan berantem….

    d0aku s3b3lum t1dur….

    bingung deh kalo kaya gini…
    satu sisi PI menanti dengan senang hati…
    satu sisi yayangku dah ga sabar menanti….
    PI ku cepet selsai dung…
    biar aku bisa teruskan perjuanganku mewujudkan cita-cita orangtuaku yang pengen anaknya jadi sarjanah….
    cayangku yang sabar ya nungguin aku…
    orangtuaku aku akan tunjukkan padamu aku anakmu yang akan membuatmu bangga…
    aMiN….

    « Entri lama