Usiaku kini bertambah.
Aku mungkin tidak pernah berubah. Tapi keadaanlah yang berubah. Seseorang yang aku cintai tak lagi hadir untukku. Meskipun hanya untuk mengucapkan” SELAMAT ULANG TAHUN, NDUK”.
Bahkan saat aku berharap ia hadir dalam mimpi ku.
Semenjak ia pergi, aku tidak pernah lagi melihatnya meskipun dalam mimpiku. Bahkan di hari ulang tahun ku. Sekeras hatiku berharap untuk bisa melihatnya dalam mimpiku, tapi itu tidak terwujud.
Ada yang salahkah padaku? Sampai-sampai ia tidak pernah menjengukku meskipun hanya semalam.
Aku merindukanmu. Dan air mata ini masih untukmu. Apa kau tidak pernah merindukanku?
Orang bilang, dia akan pulang saat Ramadhan. Tapi kenyataannya harapanku sia-sia.
Aku tahu, aku belum bisa memberikan yang terbaik untukmu. Dan aku belum bisa menjadi seperti yang kau inginkan. Tapi sesalah itukah aku, hingga kau tak mau menatapku.
Aku mohon, hadirlah dalam mimpiku. Aku merindukanmu AYAH. . .